Antisipasi Kekeringan, Pemkab Lotim dan LPSDM Gelar Workshop Renkon

  • Kamis, 25 Januari 2024 - 15:41:42 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur
Antisipasi Kekeringan, Pemkab Lotim dan LPSDM Gelar Workshop Renkon

Selong - Dalam rangka mengantisipasi bencana kekeringan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM) melaksanakan Workshop Konsolidasi Penyusunan Rencana Kontingensi (Renkon) Bencana Kekeringan Kabupaten Lombok Timur guna memberikan wawasan mendalam tentang karakteristik bencana kekeringan, faktor pemicu, serta dampakanya pada masyarakat dan lingkungan. Kegiatan itu berlangsung di ruang pertemuan BAPPEDA kabupaten lombok timur pada kamis pagi (25/01) tersebut turut dihadiri oleh perwakilan BPBD Provinsi NTB, dan Kepala OPD Lingkup Kabupaten Lombok Timur.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Lombok Timur Hadi Jaya menyampaikan terkait dengan kontingensi kekeringan di Lombok Timur dalam laporannya pada tahun 2023 lalu, dari 21 kecamatan terdapat 8 kecamatan yang terdampak kekeringan, dimana kecamatan Keruak dan Jerowaru dengan jumlah terbanyak desa terdampak kekeringan yakni 42 desa.

Oleh sebab itu penting adanya kontingensi ini untuk dapat mengurangi dampak kekeringan di setiap tahunnya, dengan membangun koordinasi yang efektif antar instansi dalam rangka merespon keadaan darurat dalam konteks bencana kekeringan. Iapun mengapresiasi LPSDM yang selama ini telah memberikan kontribusi kepada Kabupaten Lombok Timur yang merupakan bentuk kolaborasi bersama antara pemerintah dengan komunitas lokal, dan sektor swasta lainnya.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahaan Bappeda Maqrifatullah mengatakan Pemkab Lombok Timur sendiri telah menggelontorkan sebanyak Rp. 4.9 miliar untuk mengatasi krisis air bersih yang merupakan salah satu bentuk strategi pemda dalam meminimalisir dampak kekeringan tersebut.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus LPSDM Bahran Ilmi menyebut, saat ini Lombok Timur baru memiliki dua Renkon yakni Renkon banjir dan Renkon gunung merapi, oleh karena itu perlu adanya Renkon ke tiga yakni Renkon bencana kekeringan. LPSDM selaku LSM lokal dalam konteks penanggulangan bencana, adaptasi iklim, dan emergency respons telah berkolaborasi dengan beberapa mitra dari luar negeri. Yang menjadi salah satu fokus dan perhatian dari LPSDM dan mitra adalah kesiapan daerah dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

LPSDM sejak 2014 telah ikut serta dalam kegiatan pengurangan resiko bencana dan adaptasi perubahan iklim di Kabupaten Lombok Timur, dimana LPSDM telah membetuk tim siaga bencana di 28 desa dengan memberikan beberapa kapasitas berupa pelatihan dan praktik dalam penanggulangan bencana serta membangun beberapa fasilitas umum terkait dengan kebutuhan dasar masyarakat dan telah membangun sistem peringatan dini terhadap bencana banjir bandang untuk mengurangi dampak banjir ke depan sehingga masyarakat telah siap dan siaga terhadap bencana tersebut.

Oleh karena itu ia berharap LPSDM ke depan dapat selalu memberikan konrtibusi dan terlibat dalam pembangunan Kabupaten Lombok Timur.

  • Kamis, 25 Januari 2024 - 15:41:42 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur

Berita Terkait Lainnya