Pj. Bupati Kembali Menekankan Masalah Stunting dan Inflasi pada Safari Ramadhan di Kec. Terara

  • Senin, 25 Maret 2024 - 21:30:42 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur
Pj. Bupati Kembali Menekankan Masalah Stunting dan Inflasi pada Safari Ramadhan di Kec. Terara

Selong - . Pj. Bupati Lombok Timur H. M. Juaini Taofik kembali melanjutkan kunjungan Safari Ramadhan yang ke tiga di Masjid Iman Taqwa, Dusun Saman, Desa Jenggik, Kecamatan Terara pada Senin (25/03). Kegiatan yang diawali dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim dan pasar murah tersebut juga turut dihadiri Pj. Sekda H. Hasni, Forkopimda, Kepala OPD, Kades, serta Toga dan Toma Dusun Saman.

Dalam sambutannya Pj. Bupati Lombok Timur H. M. Juaini Taofik menyoroti dua isu utama yang menjadi perhatian serius, yakni masalah inflasi dan stunting.

Dengan antusiasme yang tinggi, Pj. Bupati Juaini Taofik memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak inflasi terhadap masyarakat, terutama dengan harga-harga kebutuhan pokok yang semakin meningkat pada bulan ramadhan. Kaitannya dengan itu, Pj. Bupati mengajak masyarakat untuk membiasakan diri menanam sayur secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing untuk meminimalisir ketergantungan membeli sayur di pasar. 

Tidak luput juga, Pj. Bupati kembali menyinggung masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di daerah Lombok Timur. Dengan data yang disajikan secara terperinci, ia menjelaskan pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan anak-anak dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi stunting. Ia juga mengingatkan kepada ibu hamil dan yang memiliki balita agar rajin ke posyandu untuk mengontrol perkembangan bayi. 

Pj. Bupati juga menyampaikan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah untuk mengatasi kedua masalah tersebut. Upaya-upaya konkret seperti pengadaan bahan pangan murah, pendistribusian makanan bergizi, serta peningkatan akses terhadap layanan kesehatan seperti BPJS diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Selain isu stunting dan inflasi diatas, Pj. Bupati, pada kesempatan tersebut juga menyinggung masalah Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang. Pilkada, lanjut dia, adalah wujud kebebasan rakyat menentukan pemimpinnya sebagai wujud demokrasi. Untuk itu, ia berharap agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan kedamaian selama proses pilkada. 

Terakhir ia juga mengatakan kehadiran pemerintah ditengah masyarakat adalah sebagai sarana penyambung tali silaturahmi. Ia menilai menjaga silaturrahim sangat penting karna dapat membuat umur semakin muda, rizki bertambah, serta aspirasi masyarakat dapat didengar langsung oleh pemerintah.

  • Senin, 25 Maret 2024 - 21:30:42 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur

Berita Terkait Lainnya