Pemda Dukung Program Power to You(th)

  • Rabu, 29 September 2021 - 20:16:21 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur
Pemda Dukung Program Power to You(th)

Selong – Sebagai salah satu upaya untuk mengurangi tindak kekerasan perempuan dan anak-anak, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bekerjasama dengan Rutgers WPF Indonesia melalui program Power to You(th). Rutgers WPF Indonesia atau Ruang Temu Generasi Sehat Indonesia, sebuah lembaga non-profit yang telah beroperasi di Indonesia dalam meningkatkan hak dan kesehatan seksual dan reproduksi serta mencegah kekerasan berbasis gender dan seksual. Meningkatnya kasus perkawinan dini, kehamilan remaja hingga kekerasan terhadap perempuan dari tahun ke tahun, Rutgers WPF Indonesia melalui program Power to You(th) yang disambung hangat oleh Bupati Lombok Timur sangat mendukung program ini.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy sangat mengapresiasi adanya program Power to You(th) sebagai upaya dalam mendorong terhindarnya kekerasan dan praktik berbahaya yang dialami oleh perempuan dan anak-anak khususnya di Kabupaten Lombok Timur.

Hal itu disampaikan pada acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama yang dilakukan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur dengan Rutgers WPF Indonesia dalam Implementasi Program Power to You(th) yang dilaksanakan di Ruang Rupatama 1 Kantor Bupati Lombok Timur pada Rabu Pagi, (29/09).

Turut hadir Dalam acara tersebut yakni Country Head Rutgers WPF Indonesia, Amala Rahmah, SKM., M.Pd. beserta jajarannya, Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Lombok Timur, H. Ahmat A., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, Kepala Bappeda Kabupaten Lombok Timur, Perwakilan masing-masing OPD, Perwakilan Camat, Kepala Desa yang menjadi fokus program, dan Kepala Puskesmas serta UPT P3AKB Kabupaten Lombk Timur.

Selain itu Bupati juga berkomitmen dalam memberikan dana pendampingan untuk pengembangan program Power to You(th) yang akan dilaksanakan di 2 (dua) kecamatan yakni Kecamatan Sakra Timur (Desa Menceh dan Desa Gereneng Timur) dan Kecamatan Jerowaru (Desa Jerowaru dan Desa Paremas). Hal itu dikarenakan tingkat perkawinan dini hingga kekerasan anak dan perempuan di 2 kecamatan tersebut masih sangat tinggi, sehingga pemda berfokus pada desa-desa yang ada di kecamatan tersebut.

Harapan besar Bupati Lombok Timur terhadap program tersebut agar nantinya dapat diadopsi oleh desa-desa lain, sehingga dapat mendukung percepatan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang juga merupakan salah satu fokus Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Hal senada juga disampaikan oleh County Head Rutgers WPF Indonesia, Amala Rahmah, SKM., M.Pd., menyampaikan bahwa program ini akan membantu pencapaian target pemerintah dalam penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak serta sangat optimis pencapaian Lombok Timur akan melebihi daerah lain karena telah memiliki regulasi yang mendukung sehingga pendampingan nantinya akan memperkuat upaya-upaya pemda.

  • Rabu, 29 September 2021 - 20:16:21 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur

Berita Terkait Lainnya