Tinjau Penertiban Miras Melalui Regulasi Pemda Lombok Timur

  • Selasa, 08 Februari 2022 - 09:43:55 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur
Tinjau Penertiban Miras Melalui Regulasi Pemda Lombok Timur

Selong – Sebagai upaya dalam mengoptimalkan pengendalian peredaran minuman keras (Miras) di Kabupaten Lombok Timur, tentunya Pemerintah Daerah terus melakukan berbagai upaya salah satunya dengan menerbitkan Peraturan Daerah terkait pengendalian miras tersebut.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Lombok Timur, anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan diskusi bersama terkait Peraturan Daerah pengendalian miras yang nantinya akan dijadikan sebagai acuan pembentukan Perda di Kabupaten Buton Selatan yang digelar di ruang Rupatama 1, Gedung Kantor Bupati Lombok Timur pada Senin Siang, (07/02).

Di Lombok Timur sendiri, produksi minuman keras yang kerap dikenal masyarakat dengan sebutan tuak dan brem sangat minim produksinya. Dari temuan pihak berwajib, biasanya para konsumen miras maupun pedagang miras tersebut menyetok miras dari kabupaten Lombok Barat.

Dalam menciptakan ketentraman dan ketertiban, tentunya perlu adanya regulasi dalam penanganan miras di Lombok Timur yakni tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2002 tentang larangan memproduksi, mengedarkan, menjual dan meminum-minuman keras atau beralkohol.

Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Purnama Hadi, MH., menyebutkan ada beberapa upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah dalam mengatasi peredaran miras di Lombok Timur diantaranya melakukan pencegahan dengan cara memberikan bantuan modal usaha kepada pengusaha miras agar dapat beralih profesi lain. Kemudian Pemerintah Daerah juga melibatkan tokoh agama maupun tokoh masyarakat yang berpengaruh kepada masyarakat, dan terakhir upaya yang dilakukan yakni memusnahkan miras hasil sitaan tersebut.

Selain itu penertiban minuman keras yang dilakukan pada tahun 2021 lalu, Pemda berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebanyak 15 kali, 6 kali yustisi, 4 kali sidang tippiring dengan memberikan denda sebesar Rp. 4.950.000;-, serta telah melakukan 2 kali  pemusnahan minuman keras dengan total temuan miras sebanyak 7.370 liter.

Perwakilan anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan menyampaikan ucapan terimakasih dan sangat mengapresiasi ikhtiar Pemda Lombok Timur dalam melakukan pengendalian peredaran miras.

Walaupun penertiban yang kerap kali dilakukan oleh pihak berwajib masih belum memberikan efek jera kepada para pedagang maupun penggunanya, Pemda Lombok Timur terus berupaya memberantas peredaran miras dengan melakukan perbaharuan kembali Perda sebelumnya yang disesuaikan dengan peraturan pemerintah pusat. Dari isi muatan yang ada dalam Perda sebelumnya dapat menjadi acuan Kabupaten Buton Selatan.

  • Selasa, 08 Februari 2022 - 09:43:55 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur

Berita Terkait Lainnya