Kemendagri Luncurkan Aplikasi SILPPD Dan KOVI OTDA

  • Selasa, 26 April 2022 - 03:55:15 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur
Kemendagri Luncurkan Aplikasi SILPPD Dan KOVI OTDA

Selong - Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-26, Kementerian Dalam Negeri meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (SILPPD) dan dan Konsultasi Virtual Otonomi Daerah (KOVI OTDA) yang dilaksanakan di Kantor Direktorat Kemendagri Jakarta Pusat pada Senin Pagi, (25/04).

Acara tersebut dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementrian Dalam Negeri dan jajaran, pimpinan lembaga tinggi negara serta turut hadir pula secara daring oleh Gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, seluruh unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/ Kota se-Indonesia.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik melaporkan maksud diadakannya acara tersebut adalah sebagai wadah pertemuan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk melakukan refleksi pencapaian terhadap pelaksanaan kebijakan otonomi daerah dalam kerangkaa NKRI serta mengingatkan kembali atas komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintah daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel dalam meberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu juga dapat mendukung pembentukan ASN yang proaktif dan berakhlak dengan membangun sinergitas daerah dalam mewujudkan indonesia emas.

Di tempat yang sama Menteri Dalam Negeri yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro menyampaikan beberapa hal terkait OTDA. Diantaranya adalah tujuan diadakannya OTDA dengan mendelegasikan sebagian kewenangan pemerintah pusat ke daerah adalah untuk mendukung daerah dalam mencapai kemandirian secara fiskal dan menggali berbagai potensi sumber daya agar meningkatkan pendapatan asli daerah serta memacu percepatan dan pemerataan pembangunan.

Lebih lanjut, Suhajar Diantoro mengatakan OTDA memberikan dampak positif terbukti dengan adanya percepatan peningakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kemampuan fiskal daerah, walaupun belum sepenuhnya mencapai target karena masih ada beberapa daerah yang PAD nya rendah.

Ia juga mengapresiasi daerah otonomi baru yang berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskal. Peningkatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk program pembangungan dan kesejahteraan rakyat. Serta mendorong daerah yang masih memiliki PAD rendah untuk terus melakukan terobosan dan menggali potensi sumber daya dengan catatan tidak melanggar hukum dan tidak memberatkan rakyat.

Acara tersebut di akhiri dengan menampilkan simulasi aplikasi SILPPD Dan KOVI OTDA serta foto bersama.

  • Selasa, 26 April 2022 - 03:55:15 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur

Berita Terkait Lainnya