Pemanfaatan Digitalisasi Dorong Perekonomian Masyarakat

  • Selasa, 04 Oktober 2022 - 16:25:29 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur
Pemanfaatan Digitalisasi Dorong Perekonomian Masyarakat

Selong – Mengingat digitalisasi telah berhasil memberikan manfaat, baik dalam menciptakan peluang ekonomi kepada masyarakat Indonesia maupun turut berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif, sehingga pembahasan terkait digitalisasi di bahas dalam agenda inklusif keuangan pada acara Presiden G20.

Disebutkan bahwa Yogyakarta tidak dapat terlepas dari peran UMKM-nya yang turut berkontribusi sebesar 79,6% pada sektor ekonomi utama yakni industri pengolahan, informasi dan komunikasi, serta sektor akomodasi, makanan dan minuman ungkap Wakil Gubernur DIY Raden Mas Wijoseno Hario Bimo pada acara yang berlangsung selasa pagi (04/10).

Adanya pemanfaatan teknologi digital dalam pertumbuhan ekonomi seperti penggunaan QRIS yang menjangkau 467.000 merchant dengan transaksi lebih dari 1,4 juta transaksi yang dilakukan 480.000 pengguna.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Yogyakarta sudah mulai menggunakan aplikasi pembayaran berbasis digital yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan inklusi keuangan di Yogyakarta yang mencapai 76,2% yang mendekati rata-rata nasional 76,9%.

Dalam kesempatan tersebut juga, Wakil Gubernur DIY mengucapkan selamat datang kepada peserta Presidensi Indonesia G20 Tahun 2022 yang dilangsungkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan yang telah memilih DIY sebagai tuan rumah.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menghadiri acara tersebut secara daring mengatakan inklusi keuangan di Indonesia mengalami peningkatan, terpantau hingga tahun 2021 inklusi keuangan domsetik telah mencapai 8,6%. Pemerintah telah menargetkan inklusi Ekonomi Indonesia pada tahun 2024 mendatang menjadi 90%. Dengan demikian digitalisasi menjadi faktor penunjang utama guna mencapai target tersebut.

Tak hanya itu, Sri Mulyani menilai penerapan digitalisasi dapat menghemat biaya produksi juga meningkatkan pendapatan bagi kelompok UMKM. Karenanya pemerintah terus mendorong digitalisasi UMKM. Sejak Juni 2022 UMKM yang telah masuk dalam ekosistem digital sebanyak 19,5 juta selanjutnya pada tahun 2024 mendatang pemerintah menargetkan 50 juta UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo juga menambahkan peran dan kontribusi perempuan sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi yang dimulai dari tingkat keluarga.

Acara “Simposium Tingkat Tinggi G20 GPFI: Memanfaatkan Digitalisasi Untuk Meningkatkan Produktivitas, Berkelanjutan dan Inklusif Ekonomi Perempuan, Pemuda dan UMKM” yang diikuti Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy secara daring dari ruang rapat bupati itu juga turut hadiri oleh Ratu Belanda Queen Maxima, Bank Italy dan pihak terhubung GPFI lainnya.

  • Selasa, 04 Oktober 2022 - 16:25:29 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur

Berita Terkait Lainnya