Nyiru Jaja Bejangkongan Jadi Icon Festival Dongdala

  • Minggu, 27 November 2022 - 17:04:03 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur
Nyiru Jaja Bejangkongan Jadi Icon Festival Dongdala

Selong - Puncak acara Festival Dongdala 2 Desa Pringgasela Selatan digelar pada Sabtu, (26/11). Parade Budaya yang juga sekaligus sebagai perayaan hari jadi Desa Pringgasela Selatan yang ke-11 ini menampilkan berbagai tradisi kesenian dan budaya lokal setempat, seperti Tari Tenun, Kelenang, Zikir saman serta Nyiru Jaja Bejangkongan yang menjadi icon dari Festival Dongdala 2. Hal ini Sesuai dengan tema Festival Dongdala 2 kali ini yakni "lentera keberagaman budaya".

Kepala Dinas Pariwisata Iswan Rahmadi yang hadir pada acara tersebut dalam sambutannya mengucapkan selamat hari jadi kepada Desa Pringgasela Selatan dengan harapan kedepannya Desa Pringgasela Selatan semakin maju dan berbudaya.

Dalam kesempatan itu, Kadis Pariwisata Kabupaten Lombok Timur menyebut keanekaragaman adalah sebuah keniscayaan yang harus dirawat dan dipelihara dengan baik, sehingga melalui event ini dengan harapan keanekaragaman tersebut dapat terus terawat.

Sejalan dengan itu, Dinas Pariwisata memiliki konsep membangun Lombok Timur dengan pengembangan Desa Wisata. Ia mengungkapkan Desa Wisata memiliki potensi alam yang indah, kaya adat istiadat dan masyarakat yang berbudaya.

Disebutnya juga untuk dapat memajukan dan mengundang wisatawan, pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan potensi alam saja, namun perlu adanya diversifikasi tradisi dan budaya. Tentunya perlu ditunjang oleh kuliner lokal seperti Nyiru Jaja Bejangkongan yang ditampilkan dalam acara tersebut.

Selain itu, faktor SDM juga menjadi penentu, oleh karenanya ia mengapresiasi para pemuda Pringgasela Selatan yang telah menyelenggarakan event budaya yang disebutnya sebagai bagian dalam membangun SDM masyarakat.

Tak hanya itu, ia juga menekankan dalam dunia pariwisata memiliki beberapa kriteria nilai yang terdapat dalam sapta pesona, salah satunya yakni menanamkan rasa aman pada wisatawan. Tentu didukung pula dengan lingkungan yang bersih, warga yang ramah dapat menambah nilai dalam promosi wisata.

Sementara itu, Ketua Panitia Dongdala 2 Izza Zuliya Rohnan menyebut Nyiru Jaja Bejangkongan yang merupakan icon festival Dongdala 2 merupakan tradisi turun temurun dari leluhur sebagai bentuk rasa syukur dari karunia pemberian yang Maha Kuasa pada saat musim panen tiba. Disebutnya Nyiru yang berati nampan, Jaja yangg berarti kue tradisional, sedangkan Bejangkongan berarti berdampingan, yang kurang lebih dapat diartikan sebagai kebersamaan, berbagi, dan suka cita masyarakat.

Sebanyak 1102 Nyiru Jaja Bejangkongan telah disiapkan untuk memeriahkan acara tersebut. Nyiru tersebut diusung oleh masyarakat setempat dengan mengenakan pakaian adat sasak dan kain tenun khas Pringgasela. 1102 menurut Izza merupakan simbol dari hari jadi Desa Pringgasela Selatan yang ke-11 dan festival Dongdala yang ke-2.

Selain itu, Festival Dongdala juga dihajatkan sebagai peringatan hari ulang tahun Pringgasela Selatan, dengan demikian ketika Festival Dongdala terselengara maka yang akan muncul dibenak masyarakat adalah perayaan hari jadi Desa Pringgasela Selatan.

  • Minggu, 27 November 2022 - 17:04:03 WIB
  • Admin Kominfo Lombok Timur

Berita Terkait Lainnya